Bikin Banyak Ilmuwan Ketar-ketir, Bisa Sefatal Ini Dampak Virus ‘Zombie’ ke Manusia

Selamat datang Cannon Ball Project di Website Kami!

Jakarta – Bikin Banyak Ilmuwan Ketar-ketir, Bisa Sefatal Ini Dampak Virus ‘Zombie’ ke Manusia

Sejumlah ilmuwan di seluruh dunia kini khawatir dengan munculnya virus ‘zombie’ yang disebut-sebut akan menjadi bencana baru pasca Covid-19. Para ilmuwan percaya bahwa virus ‘zombie’ ini muncul sebagai akibat dari mencairnya lapisan es Arktik di Siberia, yang kemungkinan menularkan penyakit tersebut ke manusia. 9 Alasan Allah SWT Menjadikan Malam Hari sebagai Waktu Isra Miraj

Edward Liu, kepala penyakit menular di Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center di New Jersey, mengatakan virus dari lapisan es kini menjadi perhatian. Dia khawatir virus yang telah lama hilang bisa muncul kembali pada manusia.

Tapi juga virus zoonosis (virus hewan), yang ditularkan ke manusia ketika manusia dan hewan bersentuhan dengan pasar basah, kemungkinan besar menjadi sumber COVID-19 di Tiongkok,” kata Fox. News, Kamis (1/2/2024 ).

Bagaimanapun, virus ini menyerang orang-orang cerdas, jadi kita tidak memiliki kekebalan hewan untuk memperlambatnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa penelitian kolaboratif diperlukan untuk menentukan dampak virus terhadap lapisan es.

Menurutnya, ketika virus baru muncul, ilmuwan bisa menggabungkan materi genetik yang berguna untuk membuat vaksin. Oleh karena itu, menurutnya, dunia kini membutuhkan sistem yang bisa mendeteksi virus baru dengan cepat, sehingga para ahli bisa mengetahui seluk beluk virus ‘zombie’ sebelum menjadi epidemi.

Sementara itu, Jean-Michel Clavery, PhD, ahli genetika dan profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Aix-Marseille di selatan Perancis, telah melakukan penelitian ekstensif terhadap virus ‘zombie’ yang ia sebut ‘mikroba Methuselah’.

Dalam artikel Clavery yang diterbitkan Think Global Health pada 18 Januari 2015, ia menyebutkan bahwa tim peneliti menemukan beberapa virus di lapisan es yang diperkirakan berusia 30.000 tahun.

Mereka menemukan bahwa gletser Siberia yang telah membeku selama 400 ribu tahun kini ‘terancam’ akibat pemanasan global. Mencairnya es itulah yang memulai pelepasan dan kebangkitan mikroba permafrost, termasuk mikroba purba, sejak akhir Pleistosen (100.000 tahun terakhir).

Penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi berbagai bakteri di lapisan es termasuk Acinetobacter, Bacillus anthracis, Brucella, Campylobacter, Clostridia, Mycoplasma, berbagai Enterobacteriaceae, Mycobacteria, Streptococci, Staphylococci dan Archae. Bikin Banyak Ilmuwan Ketar-ketir, Bisa Sefatal Ini Dampak Virus ‘Zombie’ ke Manusia

“Sayangnya, bencana yang terjadi baru-baru ini (misalnya, Covid dan AIDS) telah menunjukkan bahwa virus baru apa pun, bahkan dari keluarga yang sudah diketahui sebelumnya, memerlukan pengembangan respons medis yang sangat spesifik seperti virus dan vaksin baru,” jelas Clavery. Tonton video “Kementerian Kesehatan masih mengkaji pembicaraan vaksin Covid-19 berbayar pada tahun 2024” (vyp/suc)